{"version":"1.0","provider_name":"Luxe Food &amp; Travel","provider_url":"http:\/\/travelrestauranthotel.com\/blog","author_name":"admin","author_url":"http:\/\/travelrestauranthotel.com\/blog\/author\/admin\/","title":"Zhang Yuan, Shanghai (Bahasa Indonesia) - Luxe Food &amp; Travel","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"ofPA3pDazo\"><a href=\"http:\/\/travelrestauranthotel.com\/blog\/zhang-yuan-shanghai-bahasa-indonesia\/\">Zhang Yuan, Shanghai (Bahasa Indonesia)<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"http:\/\/travelrestauranthotel.com\/blog\/zhang-yuan-shanghai-bahasa-indonesia\/embed\/#?secret=ofPA3pDazo\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Zhang Yuan, Shanghai (Bahasa Indonesia)&#8221; &#8212; Luxe Food &amp; Travel\" data-secret=\"ofPA3pDazo\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script type=\"text\/javascript\">\n\/* <![CDATA[ *\/\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=http:\/\/travelrestauranthotel.com\/blog\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n\/* ]]> *\/\n<\/script>\n","thumbnail_url":"http:\/\/travelrestauranthotel.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Zhang-Yuan_00017.jpg","thumbnail_width":1440,"thumbnail_height":900,"description":"Ketika seseorang mendengar tentang Shanghai, seseorang secara otomatis berpikir tentang statusnya sebagai kota metropolitan internasional. Memang, Shanghai mengharumkan reputasinya sebagai pusat bisnis modern. Namun, tahukah Anda bahwa kota ini juga dikenal karena sejarahnya yang panjang dan beragam? Jika Anda tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut tentang arsitektur rumit di bangunan Shanghai, lupakan Taman Yu atau The Bund! Jelajahilah permata tersembunyi Shanghai, Zhang Yuan, di mana Anda akan bisa melihat perumahan tradisional dan fitur-fiturnya yang unik. Shikumen \u77f3\u5e93\u95e8 (atau secara harfiah Gerbang Batu) mengacu pada gaya khusus perumahan yang menggabungkan unsur-unsur Barat dan Cina di Shanghai. Gaya yang begitu menarik berasal dari masa lalu di mana pengembang Eropa berperan dalam mendesain rumah di Shanghai. &nbsp;Yang bisa Anda harapkan Barisan rumah-rumah gang tradisional, Shikumen, yang diterjemahkan sebagai &#8216;gerbang yang diselimuti batu&#8217;, atau &#8216;gerbang batu&#8217; dalam bahasa Mandarin, memiliki gaya perumahan yang unik yang terkenal karena perpaduan elemen arsitektur Barat dan Timur. Rumah-rumah ini biasanya bertingkat dua dan dibangun dengan batu bata dan kayu. Berkelana ke Zhang Yuan yang mirip seperti memasuki pintu gerbang dari masa lalu. Asal usul rumah-rumah bergaya Shikumen sudah ada sejak&nbsp;abad ke 18, masa kekacauan dan revolusioner di Shanghai yang melihat masuknya komunitas Inggris dan Eropa. Mereka yang mencari tempat yang menarik untuk mengambil foto #OOTD, akan senang sekali mengethaui pintu depan Shikumen terlihat sangat indah dan megah! Anda bisa berpose di bawah plakat yang menampilkan nama-nama leluhur penduduk, yang ditulis dalam aksara kaligrafi Cina yang indah. Yang membuat Shikumen begitu unik dan menarik adalah&nbsp; cara perencanaan dan pengaturannya. Jika Anda berkesempatan untuk melihat Zhang Yuan dari pandangan mata seekor burung, dapat dilihat bahwa rumah-rumah tersebut ditata dalam bentuk persegi. Berjalan-jalanlah di sekitar pemukiman Lilong \u91cc\u5f04 dan Anda akan menemukan berbagai toko menarik yang melayani rumah-rumah di sekitar mereka, seperti balai komunitas dan tempat makan kecil lainnya. Anda juga dapat melihat beberapa fasilitas seperti wastafel dan toilet di sepanjang gang, yang tidak bisa ditampung oleh rumah-rumah kecil. Pintu-pintu ini menuju ke halaman kecil di mana anak-anak dapat sedikit bebas bermain! Bagaimanapun juga, ini akan menjadi pemandangan yang indah setelah Anda menapaki lorong-lorong jalan yang agak sempit. Dengan padatnya struktur pemukiman, memudahkan penduduk untuk bergaul dan saling menyapa satu sama lain. &nbsp;Saat ini, sangat disayangkan bahwa kondisi rumah Shikumen saat ini &nbsp;mengalami penurunan karena faktor demografi \u2013 terutama bagi para imigran yang sudah lanjut usia dan miskin &#8211; merupakan bagian yang tak terpisahkan &nbsp;dari sejarah Shanghai. Sebelum rumah-rumah tradisional ini menjadi bagian dari masa lalu, kunjungi rumah itu sebagai bagian dari rencana perjalanan Anda dan buat teman-teman terpana, Anda pulang dengan kisah-kisah tentang situs perjalanan yang diremehkan ini ketika Anda kembali ke rumah! Disarankan untuk menghormati dan jangan masuk tanpa persetujuan pemilik rumah dikarenakan daerah ini masih dalam lingkup perumahan. Bagaimana cara Anda pergi ke sana? Pergi ke Zhang Yuan Ambil exit 4 dari kereta bawah tanah dan Anda akan berada di Nanjing Road West \u5357\u4eac Setelah itu, carilah Jalan Taixing \u6cf0\u5174 \u8def dan berjalanlah 5 menit ke Zhang Yuan."}